Friday, August 4, 2017

Belajar Postif dari lagu Despacito

Halo pembaca setia blog Badia, dipostingan kali ini aku akan mengajak teman-teman semua untuk belajar positif. Teman-teman ingat tidak lagu Despacito yang dibilang liriknya itu mengandung kata-kata porno ?, mungkin kalau kalian langsung mencerna lirik-liriknya secara bulat-bulat maka akan terasa menjadi sebuah lirik lagu yang isinya porno.
Kemarin sewaktu aku browsing di YouTube aku ketemu dengan channel-nya keluarga Gen Halilintar dan kebetulan aku melihat salah satu video dengan judul DESPACITO GEN HALILINTAR Lyrics Video - Lyric Semua Umur, dan ketika aku buka video dan membaca lirik yang ada di dalam videonya aku merasa wow keren banget nih keluarga Gen Halilintar mereka membuat suatu lagu yang sudah di judge oleh banyak orang dengan konotasi porno menjadi sebuah lagu yang akhirnya bisa dinikmati oleh khalayak banyak termasuk anak-anak. 
What a masterpiece ! sangat briliant sekali ya keluarga Gen Halilintar ini mereka sanggup membuat suatu konten yang sudah dianggap porno (negatif) oleh banyak orang dan tiba-tiba mereka menerjemahkan lirik tersebut menjadi sesuatu yang lebih layak (positif) untuk diterima masyarakat khususnya di Indonesia. Coba aja kalau misalnya kita masyarakat Indonesia sudah menerima stigma bahwa lagu Despacito itu adalah lagu porno, sudah pasti kita nggak bisa lagi dong menikmati lagu Despacito seperti yang dilakukan oleh keluarga Gen Halilintar.
Dilain sisi sewaktu aku browsing di Internet aku juga menemukan seorang TNI yang mengcover lagu Despacito lho, hasilnya keren banget, lagunya sendiri bercerita tentang persatuan Indonesia gitu lho, selain itu ada juga video TNI Indonesia joget dengan lagu Despacito yang sudah diubah ke Bahasa Indonesia. yuk dilihat dulu video cover Despacito ala-ala pak TNI.
Gimana jadi seru gitu ya lagu Despacitonya, makanya kita harus selalu berpikiran yang positif, kita juga harus belajar mengubah sesuatu yang negatif itu menjadi hal yang positif dalam hidup kita, sama halnya kita menggunakan Internet kalau kita hanya menggunakan internet untuk hal-hal yang negatif misalnya hanya untuk melihat video porno dan semacamnya sudah tentu nggak ada manfaatnya bagi kita. Kalau kita menggunakan Internet untuk mencari ilmu seperti mengerjakan tugas, mencari informasi tempat wisata dan lain sebagainya sudah tentu wawasan kita juga bertambah.
Sekarang jaringan internet sudah kencang-kencang lho apalagi kalau teman-teman tahu yang namanya Jaringan 4G beuh sudah pasti internetnya nge-but banget, kalau saya sendiri dirumah menggunakan jaringan internet 4G XL, sehingga untuk browsing informasi di internet jadi lebih cepat apalagi aku kan selalu browsing konten-konten positif di Internet jadinya ya seperi ini aku jadi semakin belajar untuk tidak selalu terpaku pada hal-hal yang negatif, ada baiknya kita juga harus bisa mengubah persepsi negatif menjadi hal positif. Dan mari kita jadikan Indonesia penuh dengan hal-hal yang positif.
Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan selanjutnya.

Tuesday, July 25, 2017

Jalan-jalan ke Penggalian Batu Bara di Zwochau, Jerman

Halo pembaca setia blog Badia, dipostingan kali ini aku mau menceritakan perjalananku kesebuah tempat penggalian Batu Bara yang berlokasi di Zwochau, Jerman.
Setelah tiba di kota Leipzig Jerman, aku dan peserta lainnya diajak pergi ke sebuah desa yang bernama Zwochau, disana kami akan mengadakan kegiatan yang diberinama Youth Gathering dan banyak kegiatan positif yang kami lakukan disana, mulai dari membahas masalah pemuda gereja disetiap negara, dan banyak lagi. 
Kali ini kami dibagi kedalam beberapa kelompok, ada yang berada dalam kelas dance (cara memuji Tuhan melalui tari-tarian), lalu ada kelas musik (mempelajari cara memainkan alat musik untuk memuji & memuliakan Tuhan), dan ada kelas jalan-jalan sambil mengenal satu dan yang lain sekaligus melalui kegiatan jalan-jalan ini kita diajarkan untuk ber-Transformasi. Aku ingin sekali masuk kedalam kelas Dance karena aku suka sekali menari apalagi ini diluar negeri udah pasti tariannya beda dong sama Indonesia hehehehe, tapi apa daya karena aku takut cuma aku peserta laki-laki yang masuk dalam kelas dance, maka aku putuskan untuk masuk kedalam group jalan-jalan oh iya nama group ini Field Greenmeet.
Perjalanan pun dimulai sore hari yang begitu sejuk itu (di Jerman meski matahari bersinar dengan terik tapi tetap sejuk). Dalam perjalanan kami ditemani dengan pemandangan ladang gandum yang kecoklatan kelihatannya ladang tersebut sudah siap dipanen, tapi aku juga kurang tahu karena di Indonesia sendiri kalau padinya sudah berwarna coklat ya sudah bisa di panen hahahaha.
Setelah berjalan selama kurang lebih 20 menit kami berhenti disebuah tempat yang bernama Grabschutz, dari perkataan pendamping kami Jean, ditempat ini dulunya dibangun tempat penggalian batu bara, namun akhirnya sistem mereka collapse dan penduduk ditempat ini perlahan-lahan mulai meninggalkan Grabschutz.
Melanjutkan perjalanan kami dibawa ketempat sebuah benda bekas penggalian batu bara, sebuah roda yang dulunya dipakai untuk menggali, roda ini beratnya sekitar 200 ton dan terbuat dari besi dan baja, Roda ini dulunya dipasang dengan sebuah mesin penahan yang beratnya mencapai 6.500 Ton, dan yang hebatnya mesin penggali batu bara ini diproduksi selama satu tahun.
Setelah selesai mendengar penjelasan dari Jean, dia mengajak kami untuk melihat lebih dekat bekas roda tersebut dan berfoto dibawahnya, setelah itu kami kembali ke Zentrum tempat kami menginap di Zwochau.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Badia Tarigan 🌐 (@badiacoolonline) pada
Dalam perjalanan kembali ke Zentrum kami menemukan sebuah pohon yang mirip seperti Cherry, dan kami berhenti sebentar dipohon tersebut untuk mencicipi buahnya, sayangnya aku kurang suka dengan buah tersebut jadinya aku hanya melihat teman-teman yang lain deh.
Semua kegiatan tersebut sudah aku domentasikan dalam bentuk visual, karena gambar dan foto aja tidak cukup untuk menceritakan keseruan kegiatan ini, silahkan tonton videonya dibawah ini.
Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan berikutnya.

Tuesday, July 18, 2017

Inilah 6 Jenis Usaha Menjanjikan Tanpa Modal Besar

Kebutuhan orang-oarang yang tinggal dunia begitu kompleks dan besar, sama dengan jenis usaha yang semakin beragam dan banyak jenisnya. Semuanya menjanjikan keuntungan besar bila kita mau menekuninya dengan serius dan sepenuh hati. Hanya saja, banyak orang takut memulai usaha. Takut gagal, takut mengeluarkan modal besar dan ketakutan-ketakutan yang lain. 
Padalah, sebenarnya banyak orang yang menginginkan untuk melakukan usaha. Namun, niat mereka terpaksa harus di urungkan karena terhalang berbagai persoalan terkait bisnis, dan yang paling banyak adalah terhalang oleh modal. Eits jangan sedih dulu guys, karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai jenis usaha menjanjikan tanpa modal besar. Penasaran kan, langsung saja berikut pembahasannya.
Jenis Usaha Tanpa Modal Besar
Berikut beberapa jenis usaha tanpa modal besar:
1. Reseller atau Dropship
Jenis usaha menjanjikan tanpa modal besar pertama adalah reseller atau dropship. Reseller atau dropship tidak hanya tidak membutuhkan modal besar guys, karena faktanya jenis usaha ini tidak membutuhkan modal sama sekali. Tugas kita hanyalah mencarikan konsumen untuk supplier. Dan setelah itu semua tanggung jawab ada pada supplier. Dan keuntunga berpihak pada kita.
2. Jasa Les Privar
Usaha jasa les privat cocok banget buat kalian yang mempunyai otak cerdas. Untuk memulainya kita bisa mencoba membuka jasa les privat untu anak SD. Usaha ini tidak membutuhkan modal besar guys selain kecerdasan. Dan kita hanya cukup mengeluarkan sedikit modal untuk promosi seperti mencetak pamflet dan menyebarkannya di sekolah-sekolah.
3. Jasa Penulisan Artikel
Usaha menjanjikan tanpa modal besar selanjutnya adalah jasa penulisan artikel. Usaha ini pas banget buat kalian yang mempunyai hobbi nulis. Selain menyalurkan hobbi juga bakan menghasilkan pundi-pundi rupiah guys. Nah modal yang kita butuhkan hanyalah laptop serta koneksi internet untuk mencari informasi sebagai bahan tulisan. Jadi, enggak ada salahnya kan jika kamu mencoba jenis usaha satu ini.
4. Jasa Penerjemah
Bisnis satu ini memang tidak membutuhkan modal besar, namun sayangnya terbatas hanya pada orang-orang yang ahli dalam bidang ini. Saat ini banyak sekali materi pelajaran yang menggunakan bahasa asing seperti inggris, jepang, ataupun korea. Jadi itulah peluang usaha yang harus kita manfaatkan guys.
5. Blogger atau Bisnis Online
Terakhir adalah blogger atau bisnis online. Jika kalian mempunyai ketertarikan di dunia online, tak ada salahnya membuka blog sendiri. Nantinya blog tersebut dapat kita isi apapun sesuai yang kita kuasai. Setelah blog kita mempunyai traffic yang tinggi, maka inilah kesempatan kita untuk menyediakan space iklan yang bakalan membuat kita kebanjiran pundi-pundi rupiah. Menggiurkan bukan.
6. Desainer
Apa yang bisa kamu desain? Ada banyak rancangan yang bisa kita buat di dunia ini, nyatanya semuanya bisa dijual. Kamu bisa membuat desain grafis, membuat desain aplikasi, membuat desain baju dan lain sebagainya? Apa usaha ini butuh modal? Jelas tidak. Yang kamu butuhkan hanya kemampuan untuk melakukanya. jadi usaha yang satu ini sangat cocok bagi kamu yang tak punya modal tapi punya keahlian. Keuntunganya berapa? Tentu saja bisa berlipat-lipat dan tak terhingga. 
Nah itulah jenis usaha menjanjikan tanpa modal besar yang dapat penulis rekomendasikan. Meskipun tanpa modal besar, namun jika usaha ini kita jalankan dengan sungguh-sungguh bakalan  menjadi suatu bisnis yang mejanjikan. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Monday, July 17, 2017

Penerbangan Menuju Berlin, Jerman

Halo pembaca setia blog Badia, akhirnya aku menginjakan kaki juga di kota Jerman, dan tidak kusangka penerbangan ke Jerman itu cukup lama sehingga aku cukup bosan diatas pesawat, anyway kali ini aku mau menceritakan sedikit perjalananku dari Lubuk Pakam hingga menuju Jerman.

Penerbanganku ke Jerman ternyata cukup melelahkan dan panjang, dilain sisi maskapai penerbangan yang diberikan panitia untukku membuat penerbanganku menyenangkan. Rute penerbanganku menuju Jerman adalah sebagai berikut, dari Medan → Jakarta → Abu Dhabi → Berlin. hmm cukup panjang ya, belum lagi dari Berlin aku harus naik bus lagi selama kurang lebih 2 jam untuk tiba di kota Leipzig.
Dari Kualanamu aku naik maskapai Garuda Indonesia hmm akhirnya setelah sekian lama aku bisa juga naik maskapai yang satu ini 😂, maklumlah harga tiket maskapai yang satu ini tergolong cukup mahal jadinya kalau mau melakukan penerbangan domestik aku selalu pilih maskapai yang selalu delay itu lho hahahaha.
Penerbangan dengan Garuda Indonesia ku lalui dengan begitu menyenangkan karena ada makanannya selain itu juga ada hiburan entertaiment di dalam kabin nya, sehingga waktu 2 jam dari Medan menuju Jakarta terasa begitu singkat. Sesampainya di Jakarta aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan mantan rekan kerjaku sewaktu di Medan, setelah berbincang + ngopi sebentar akhirnya dengan bergegas aku langsung menuju Terminal 2 Soekarno Hatta.
Dari sini aku terbang menggunakan maskapai Etihad Airways, ketika memasuki kabin pesawatnya aku melihat susunan kursi 2 4 2, baru kali ini aku menaiki pesawat yang ada kursi penumpang dibagian tengahnya, selain itu hal yang paling keren dari pesawat ini adalah ada kamera dibagian depan dan bagian sayap belakang pesawat, jadinya penumpang bisa melihat pemandangan dari luar pesawat melalui layar yang ada di kursi penumpang. sayangnya aku berangkat malam hari jadinya aku tidak bisa melihat apa-apa.
Penerbangan dari Jakarta menuju Abu Dhabi ini memakan waktu 8 jam lebih, wah cukup bosan juga aku selama dipesawat, bosan juga melihat suguhan entertaiment yang telah disediakan dihadapanku, akhirnya tak terasa aku tiba juga dibandara Abu Dhabi.
Setelah dilihat dari luar bandara Abu Dhabi ini terlihat begitu sunyi dan sepi, namun setelah aku melangkahkan kakiku kedalam bandara, wah ternyata ramai sekali penumpang yang melakukan transit disini, udah gitu banyak banget yang menjual berbagai macam kuliner dan segala jenis kosmetik beserta parfum. mengunjungi bandara Abu Dhabi sudah pasti kalian juga akan melihat betapa indahnya desain interior yang sangat ikonik ini di Bandara Abu Dhabi, ketika aku melihat desain yang ikonik tersebut aku langsung terhenti dari langkahku dan mengabadikan desain ikonik dari bandara tersebut.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Badia Tarigan 🌐 (@badiacoolonline) pada
Setelah duduk selama kurang lebih 2 jam di ruang tunggu, akhirnya aku naik ke pesawat, dari Abu Dhabi aku menaiki maskapai penerbangan Air Berlin, perjalanan dari Abu Dhabi menuju Berlin memakan waktu sekitar 6 Jam 30 Menit, dan kali ini aku benar-benar bosan sekali selama di pesawat, rasanya aku benar-benar ingin merebahkan badan ini di tempat tidur aja, tapi untungnya kali ini yang duduk disamping aku itu ada adik-adik kecil yang imut dan lucu, jadi cukup terhibur dengan aksinya yang kadang tertawa dan kadang menangis.
Sesampainya di Berlin aku harus mengejar bus yang akan mengantarkan ku ke kota Leipzig, namun sayang ternyata jadwal keberangkatan bus ku adalah jam 18.30, sedangkan aku tiba pukul 14.30, aku sudah menuju tempat bus tersebut dan sudah berbicara kepada supirnya agar keberangkatanku ke kota Leipzig dipercepat saja, namun beliau tidak memperbolehkan, alhasil aku kecewa, disisi lain aku bertemu dengan seorang teman yang juga ingin medatangi kegiatan sidang raya WCRC, namanya Lisbel dan dia berasal dari Cuba, aku mengenalinya dari tiket yang ditunjukannya kepada supir, disitu tertera juga namaku, langsung saja aku berkenalan dengan dia dan kami akhirnya bersama dan menunggu waktu pukul 18.30 untuk berangkat ke kota Leipzig.
Setelah tiba di kota Leipzig kami dijemput oleh beberapa pemuda yang telah menyambut kami dengan tulisan Welcome to WCRC, kami langsung diajak untuk pergi ke Zwochau, sebuah desa kecil di Jerman, disana kami akan melakukan kegiatan Youth Gathering, selama beberapa hari.
Semua cerita tersebut sudah aku masukan kedalam video di YouTube, kalian bisa menyaksikan keseruanku menuju Jerman melalui video tersebut, tonton videonya dibawah ini.
Sampai disini ya postingan badia kali ini, sampai ketemu dipostingan berikutnya.

Sunday, July 16, 2017

Mau Tahu Mengenai Limit Kartu Kredit BCA? Anda Wajib Baca Ini!


Jika saat ini Anda sedang membutuhkan dana, baik untuk kepentingan bisnis, maupun untuk kepentingan lainnya, mungkin jalan “kredit” bisa menjadi alternatif untuk Anda. Dewasa ini, banyak sekali penawaran kartu kredit yang diberikan oleh pihak Bank kepada calon nasabahnya. Ini jelas sangat menguntungkan terutama bagi Anda sebagai calon nasabah.

Anda memiliki banyak pilihan, dan leluasa memperbandingankan produk kredit mana yang menurut Anda terbaik. Pada kesempatan ini, saya akan memberikan penjelasan mengenai produk dari kartu kredit BCA beserta dengan limit kartu kredit BCA. Berikut ini akan ditampilkan beberapa jenis produk kartu kredit yang ditawarkan oleh BCA, sebagai berikut:
1. BCA Visa Gold
2. BCA Visa Platinum
3. BCA Visa Batman
4. BCA Black Visa
5. BCA MasterCard Gold
6. BCA MasterCard Platinum
7. BCA MasterCard MC2
8. BCA Black MasterCard
9. BCA Card Gold
10. BCA Every Day Card
Perlu Anda ketahui, ada tiga jenis produk kartu kredit BCA yang menentukan limit kartu kredit, yaitu BCA Silver, BCA Gold, dan BCA Platinum. Jika Anda memilih salah satu, atau ketiga produk tersebut sekaligus, maka secara umum, Anda akan diberikan berbagai macam penawaran menarik, beserta fasilitas unggulan dari ketiga jenis produk kartu kredit tersebut.
Sebagai contoh, fasilitas cicilan, reward, dan autopay BCA, serta asuransi kecelakan. Tidak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan promosi-promosi menarik lainnya, seperti restoran, hotel, dan banyak lagi. Untuk informasi limit kartu kredit BCA, berikut gambarannya:
1. Kartu Kredit BCA Silver
Informasi mengenai limit kartu kredit BCA jenis ini berkisar Rp3.000.000 hingga Rp4.000.000. Untuk limit tarik tunainya yaitu 40% dari limit aslinya. Sedangkan biaya kartu tahunan yaitu sebesar Rp75.000 untuk kartu utama, dan Rp50.000 untuk kartu tambahan. Untuk mengajukan aplikasi kartu kredit ini, Anda harus memiliki penghasilan tetap minimal Rp36.000.000 per tahun, atau setara dengan Rp3.000.000 per bulan.
2. Kartu Kredit BCA Gold
Informasi mengenai limit kartu kredit BCA jenis ini berkisar Rp5.000.000 hingga Rp19.000.000. Untuk limit tarik tunainya yaitu 40% dari nilai limit kartu. Sedangkan biaya kartu tahunan yaitu sebesar Rp125.000 untuk kartu utama, dan Rp100.000 untuk kartu tambahan. Jika ingin mengajukan aplikasi kartu kredit ini, Anda diharuskan memiliki penghasilan tetap minimal Rp50.000.000 per tahun, atau setara dengan Rp4.166.667 per bulan.
3. Kartu Kredit BCA Platinum
Informasi mengenai limit kartu kredit BCA jenis ini berkisar Rp20.000.000. Untuk limit tarik tunainya yaitu 40% dari nilai limit kartu. Sedangkan biaya kartu tahunan yaitu sebesar Rp250.000 untuk kartu utama, dan Rp175.000 untuk kartu tambahan. Pengahilan minimal untuk mengajukan aplikasi kartu kredit ini yaitu Rp120.000.000 per tahun, atau setara dengan Rp10.000.000 per bulan.
Secara umum, inilah penjelasan singkat yang bisa saya sampaikan mengenai limit kartu kredit BCA. Saran saya bagi Anda yang ingin mengajukan kredit, baik di BCA, BNI, BRI, atau Bank manapun, pastikan bahwa Anda akan menggunakannya fasilitas tersebut efisien dan efektif, jangan sampai berlebih-lebihan. Jadilah user yang “sehat” dan bijaksana.

Wednesday, July 5, 2017

Nyobain Nonton di Bioskop Jerman

Halo pembaca setia blog Badia, dipostingan kali ini aku mau berbagi cerita nih mengenai pengalamanku menonton di bioskop Jerman, jadi kemarin kan lagi hapening banget kan film Transformers The Last Knight, dan kebetulan banget ketika film itu tayang aku sedang berada di Jerman, karena aku suka banget dengan yang namanya film jadinya aku putuskan untun menonton film Transformers itu dikota Leipzig jerman.

Setelah mencari tahu bioskop mana yang paling dekat dengan hotel tempat aku menginap dikota Leipzig, akhirnya aku ketemu dengan bioskop bernama CineStar, setelah dilihat dari google maps ternyata lokasinya cuma 10 menit (berjalan kaki) dari hotel tempat aku menginap, ya udah setelah aku lihat websitenya aku lihat jam tayangnya dan aku putuskan untuk nonton pada pukul 19.00.
Karena aku suka banget sama film dengan format 3D akhirnya aku putuskan untuk nonton Transformers dengan format 3D, setelah aku sampai dibioskop ya aku tanya pada sipenjual tiket berapa harga tiketnya?, nah disini gue sedikit merasa aneh dengan bioskop di Jerman, untuk format 3D mereka menjual kacamata 3D, kalau di Indonesia atau lebih tepatnya XXI, Cinemaxx, dan CGV kan kita dipinjamin kan kacamata 3D, kalau di Jerman kita harus beli kacamata 3D-nya jadinya kita bisa bawa pulang kacamatanya, next kalau kita mau nonton film dengan format 3D lagi kita tinggal bawa sendiri aja kacamata yang udah kita beli tersebut, nah untuk beli kacamata tersebut dikenakan biaya tambahan sebesar €3, dan total tiket yang harus aku bayar adalah €13, buset mahal banget ya, tapi gak apa-apalah sekali-sekali juga nonton di bioskop Jerman.
Setelah pintu teater dibuka aku langsung masuk aja kedalam teater, didalam teater dipenuhi dengan seat berwarna hitam beserta dinding, tirai, dan lampu dengan warna biru mewah, setelah menunggu beberapa lama tirai layar dibuka, dan aku melihat ukuran layar yang bisa dibilang cukup kecil dibanding dengan layar bioskop yang kebanyakan ada di Indonesia, apalagi jumlah seat dibioskop CineStar ini juga memiliki kapasitas yang cukup besar dan dengan ukuran layar yang begitu kecil sepertinya layarnya perlu diperbesar lagi deh.
Mulailah trailer film-film dimainkan, setelah 1-3 trailer diputar aku mulai agak curiga kok dari tadi audio-nya semua pakai bahasa Jerman ya ?, lalu setelah sampai pada trailer ke-lima diputar audio yang digunakan juga masih berbahasa Jerman, padahal kalau dilihat dari gerakan bibirnya kayaknya filmnya itu dari hollywood deh, apalagi pas nge-liat nama aktornya yang memang ternyata dari amerika, disitu perasaan aku udah nggak enak lagi, jangan-jangan film Transformers The Last Knight ini nantinya pake audio (dubbing) dengan bahasa Jerman juga ?, wah kenapa tadi aku nggak tanya dulu tadi ya sama si penjual tiketnya.
Akhirnya filmnya pun diputar dan ternyata apa yang aku takutkan terjadi, filmnya itu di dubbing pake bahasa Jerman 😂, buset aku langsung nggak mood deh nonton filmnya, ya buat apa juga aku nonton kalau aku nggak ngerti alur ceritanya. Akhirnya aku paksakan untuk melihat tampilan 3D dari bioskop CineStar ini, ya untuk kualitas real D 3D nya okelah, visualnya terlihat lebih terang dan jelas jika dibandingkan dari Indonesia, namun ada yang tidak begitu sempurna yaitu suaranya yang kurang kuat dan terasa tidak greget seperti di Indonesia, bisa aku simpulkan karena ini mungkin efek dari Dubbing, jadinya hasil suara seperti ledakan dan yang lainnya tidak keluar dengan maksimal.
Karena audio-nya menggunakan bahasa Jerman dan aku juga tidak mengerti bahasanya, maka di pertengahan film aku tertidur deh, sambil terkadang membuka mata ketika ada adegan perangnya, nah bagian yang paling lucu-nya adalah ada bagian break jadinya filmnya di pause gitu, supaya orang-orang yang nonton bisa keluar untuk sekedar pipis atau beli snack ringan, wah aku ngerasa ini bioskop kok lucu banget ya, seumur-umur aku nonton diluar negeri seperti Malaysia, Singapura, baru di Jerman inilah ada sesi Break pada pertengahan film. karena aku sudah tidak menyimak film ini dari awal maka aku memutuskan untuk meninggalkan teater bioskop dan pergi pulang, dan secara tidak langsung aku sudah menyiayiakan uang €13 ku 😂.
Ya itulah sepenggal ceritaku menikmati bioskop di Jerman, hitung-hitung aku cari nuansa dan gaya menonton orang-orang di eropa yang begitu unik, sampai ada break dipertengahan film lagi hahahaha. Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan selanjutnya.

Saturday, June 17, 2017

Yeah Finally I Will Go to Germany

Halo pembaca setia blog Badia, dipostingan kali ini aku mau memberitahu kalau impianku akhirnya terwujud, akhinya aku bisa pergi ke negara yang dari tahun 2013 sudah ingin aku kunjungi, yup negara itu adalah Jerman. Kepergianku ke Jerman kali ini adalah untuk menjadi pandu (steward) dalam sidang raya WCRC (World Communion Reformed Churches) 2017 di Leipzig Jerman, sangat bersyukur sekali aku bisa terpilih menjadi pandu dalam sidang raya WCRC 2017.
Sebelumnya aku juga pernah menjadi pandu WCRC dalam kegiatan Executive Committee Meeting di Brastagi pada bulan Mei 2012, sungguh tak disangka Tuhan Yesus masih memberikan aku kesempatan untuk melayani lagi dalam sidang raya WCRC 2017 ini senang sekali rasanya akhirnya aku bisa juga pergi ke Jerman, nggak tahu kenapa dari tahun 2013 itu pengen banget kesana, apalagi setelah nonton film Rudy Habibie ada karakter yang diperankan oleh Boris dan didalam film itu dia berasal dari kota Lubuk Pakam dan dia berkuliah di Jerman, wah rasanya ingin cepat-cepat juga aku ingin pergi ke Jerman.
Selain itu aku juga jadi teringat kenangan bersama teman-teman panduku sewaktu di Brastagi tahun 2012 yang lalu, huffttt dimana kalian semuanya ? udah pada merid semua ya hahahaha, tinggal aku aja deh kayaknya yang belum nikah hahahaha.
Untungnya keberangkatan ku ini dibiayai oleh panitia WCRC, jadi aku hanya mempersiapkan uang saku aja selama di Jerman, selain itu ketika aku mengisi formulir pendaftarannya aku menuliskan kontribusiku senilai $100, sebelumnya aku ragu ketika menulis nominal tersebut tapi aku percaya Tuhan pasti akan mencukupkan keperluanku, hingga akhirnya ketika aku sudah dinyatakan lulus sebagai pandu sidang raya WCRC 2017 aku mendapat uang $100 dari ....hmmm kayaknya aku nggak bisa cerita disini ya hehehehe, awalnya aku enggan untuk memberikan kontribusi tersebut karena aku pikir lebih baik uang tersebut aku jadikan sebagai uang saku aja selama di Jerman nanti, tapi kemudian pihak WCRC mengirimkan invoice mengenai janji kontribusi yang telah aku tuliskan dalam formulir pendaftaran pandu tersebut, akhirnya dengan tegas aku langsung saja membayarkan kontribusiku tersebut karena aku tahu Tuhan telah memberikan kesempatan yang tak ternilai ini untuk ku, aku tahu itu merupakan komitmen awal yang sudah kutuliskan di awal pendaftaran oleh karena itu aku harus benar-benar memenuhi komitmen awal yang telah aku buat.
Sebenarnya aku khawatir dengan keadaan finansialku yang agak kering belakangan ini, tapi puji Tuhan ada aja rejeki yang datang, tiba-tiba aja aku dikontrak yang datang dan puji Tuhan aku rasa itu akan mencukupi kebutuhanku selama di Jerman nanti, dan memang mata uang Euro lebih besar ketimbang dolar amerika.
Aku nggak menyangka harga tiket pesawat pulang pergi dari Medan menuju Berlin Jerman akan semahal itu, tapi untungnya Tuhan memberikan kesempatan dan pengalaman yang sangat berharga ini untukku, mungkin aku belum bisa bercerita banyak mengenai Jerman dalam postingan ini, nantinya aku akan tuliskan pengalaman pandu ku di sidang raya WCRC 2017 dalam blog ku ini, namun sebelumnya teman-teman dapat membaca pengalaman panduku selama di Executive Committee Meeting, Pandu MPL PGI, dan Pandu CCA.
Nantinya aku juga akan membuat vlog serunya menjadi pandu WCRC di YouTube channelku, sampai disini dulu postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan berikutnya.

Friday, June 16, 2017

Tercover dengan Jaringan 4G Terluas di Indonesia

Halo pembaca setia blog Badia, sewaktu baca postingan ini kalian pakai jaringan apa ? apakah masih 3G ? atau sudah memakai jaringan 4G ?. kenapa Badia menanyakan pertanyaan tersebut ? karena sekarang lagi trend-nya Jaringan 4G, katanya jaringan 4G itu kencang banget ! bener nggak sih ? emang ada operator di Indonesia yang jaringan 4G nya paling luas ?. Nah dipostingan kali ini Badia akan membahas tentang jaringan 4G dan manfaatnya buat kamu.
Jaringan 4G merupakan pengembangan dari teknologi jaringan sebelumnya yaitu jaringan 3G, dan 2G, bisa dikatakan jaringan 4G ini merupakan generasi keempat dari teknologi jaringan telepon seluler. Jaringan 4G dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif dan aman dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya, kalau misalnya kita ingat-ingat dulu kecepatan internet paling kencang itu adalah 3,2Mbps, namun sekarang dengan jaringa 4G kita bisa mendapatkan kecepatan lebih dari 10Mbps (bahkan bisa sampai 70Mbps) kalau diluar negeri sih bisa sampai 100Mbps.
Trus kalau di Indonesia kira-kira provider apa nih yang menyediakan jaringan 4G yang paling luas ? yup kamu harus pilih XL sebagai jaringan 4G mu, karena XL terbukti memberikan banyak bonus dalam memberikan pelayanan jaringan 4G di Indonesia, salah satu bonus yang paling gokil menurut Badia adalah kamu dikasi akses nonton YouTube tanpa kuota lho !, Gokil banget kan 😎.
Selain itu kecepatan internet 4G XL itu super kencang di Lubuk Pakam aja tembus sampai 18Mbps lho, kalah sama kecepatan Wifi kantor ditempat Badia bekerja. Selain koneksi internetnya yang super cepat harga paket internetnya juga murah banget mulai dari Rp. 59.000 kamu sudah mendapatkan kuota 6GB + Nonton YouTube tanpa kuota + gratis nelpon 20 menit ke semua operator. Buset keren banget ya paket internet dari XL.
Dengan koneksi 4G yang super cepat tersebut kamu bisa akses dan browsing apa saja sesuka hatimu, selain itu kamu juga bisa pantau terus aktivitas teman-temanmu di sosial media, atau kamu juga bisa pantau mantan kamu hahahaha, dan yang paling penting dengan hadirnya Jaringan 4G yang paling luas dari XL kamu bisa menjadi orang yang penuh dengan informasi, tapi ingat pilihlah informasi yang penting, jangan olah informasi hoax yang bertebaran di dunia maya.
Sebelum mengakhiri postingan ini, Badia juga ingin mengingatkan kalau XL baru saja mengeluarkan kartu sim 4,5G, wah seru banget nih ya jaringan internetnya jadi semakin kenceng, buat kamu yang ingin merasakan kencangnya koneksi internet dari XL buruan beli kartu sim XL 4.5G sekarang dan rasakan kencangnya koneksi Jaringan 4.5G dari XL.