Monday, May 14, 2012

Deg-deg'an di WCRC

Aku, Pdt Norita, Jemaat GBKP Katepul, dan Peserta WCRC
Gak kerasa udah sekitar 6 harian aku di Berastagi mengikuti acara WCRC, aku mau ceritain kasi tau pengalaman ku ketika jadi penerjemah khotbah di hari minggu kemarin.
Jadi ceritanya hari minggu kemarin setiap pandu akan pergi ke 20 Runggun GBKP terdekat disekitar Berastagi dan kabanjahe, dan aku terpilih untuk mengunjungi GBKP Runggun jalan Katepul, bersama dengan 2 orang peserta dari Jerman dan Kanada, namanya Mrs Mary Fountaine (Kanada), Mr Johan Weusmann (Jerman).
Jujur nih bahasa inggris aku gak bagus-bagus banget, udah gitu aku disuruh menterjermahkan bahasa inggris ke indonesia lagi (Deg-deg'an), but thanks to Pdt Norita Br Sembiring M.Hum, yang sudah mau menemani aku jadi penerjermah di gereja GBKP Jln Katepul.
di hari minggu itu kegugupan melanda diriku, sesampainya di gereja GBKP katepul, para jemaat di katepul sangat antusias dengan kedatangan peserta WCRC, semuanya berjalan dengan lancar, begitu pula dengan khotbahnya, dan sampailah dimana saatnya untuk ramah tamah, dan sesi tanya jawab dan aku mulai disuruh gantian sama Pdt Norita untuk menerjemahkan kata-kata peserta WCRC.
Awalnya aku pikir para peserta akan menjawabnya dengan singkat, padat, dan jelas, but i'm wrong, mereja menjawabnya terlalu detil sampai-sampai aku gak bisa menterjemahkannya, aku makin deg-deg'an, tanpa pikir panjang aku singkat aja menerjemahkannya, mata Pdt Norita seakan-akan berbicara padaku, mulai dari situ Pdt Norita ambil alih menerjemahkan kata-kata Peserta WCRC.
Selesai sesi tanya jawab terlihat kalau para jemaat puas akan jawaban peserta WCRC, dan kegiatan selanjutnya adalah makan siang di rumah salah satu Jemaat (Pertua) di sekitar Gereja GBKP Jln Katepul, Peserta WCRC sangat menikmati makan siangnya.
Me And Mr Johan

Setelah selesai makan siang peserta diajak jalan-jalan ke Tongging si piso-piso, Mrs Mary Fountaine sangat menikmati pemandangan disana, namun Mr Johan ingin lebih dekat ke Danau Toba, tapi waktu kita sangat sedikit, para peserta harus melanjutkan rapat mereka lagi.
Sampai disini dulu ya ceritaku, see you on the next story.

0 comments:

Post a Comment