Tuesday, November 18, 2014

Review Film Interstellar

Halo pembaca setia blog badia, seperti biasanya kali ini Badia mau nge-review satu film Sci-fi karya Christopher Nolan, ya pasti udah tau deh judulnya apa, Interstellar.

Coba kalian bayangkan kalau bumi tempat kita berpijak dan tinggal ini, ternyata udah nggak bisa lagi untuk di huni ?, hiii serem juga ya, tapi itu lah sedikit alur cerita yang ada dalam film Interstellar ini.
Di masa depan, dimana bumi tak lagi bersahabat terhadap manusia, terutama dengan serangan badai debu yang meluluhlantakkan produksi pertanian, sebuah keluarga petani, sang ayah – duda Cooper (Matthew McConaughey), mantan calon pilot NASA, mertuanya, Donald (John Lithgow) dan dua putra-putrinya, Tom (dewasanya diperankan Casey Affleck) dan Murph (dewasanya diperankan Jessica Chastain) terpaksa berhadapan dengan takdir yang tak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Minat lebih Cooper dan Murph tentang science atas fenomena-fenomena aneh yang terjadi di perpustakaan pribadi Murph membawa mereka ke pusat penelitian rahasia NASA yang dikepalai oleh Professor Brand (Michael Caine). Setelah itu, melawan larangan Murph, Cooper terpaksa menerima permintaan Brand, bergabung bersama putri Brand, Amelia (Anne Hathaway), ahli fisika Romily (David Gyasi) dan si pakar geography Doyle (Wes Bentley) menjadi pilot pesawat angkasa eksperimental ‘Endurance’ melintasi perbedaan ruang dan waktu melalui blackhole yang mereka namakan ‘Gargantua‘ menyusul misi pertama yang masih terjebak mencari peradaban baru di galaksi lain demi menyelamatkan masa depan kemanusiaan dan generasi penerusnya. Tentu saja, perjalanan itu tak semudah yang mereka perkirakan. FYI ini bukan ‘Armageddon’ walaupun kata kuncinya adalah saving mankind and humanity.
Well Interstellar adalah film Sci-Fi yang luar biasa, saking luar biasanya memang agak susah untuk mencerna alur ceritanya, Interstellar tidak hanya ingin menampilkan ledakan-ledakan seperti halnya pada film Action di dalam filmnya namun Nolan juga menambahkan pemikiran-pemikiran nya yang berbeda didalam film ini.
Dari sisi sinematografi, ya seperti film Christopher Nolan pada umumnya sangat baik, walaupun sinematografinya sempat berpindah tangan tapi tetap saja hasilnya bagus, tapi meski baik dari segi sinematografi namun ada adegan dimana audio nya sangat mengganggu telinga para penonton, tapi itu tidak menjadi masalah yang begitu serius.
Untuk jajaran pemerannya, Matthew McConaughey mampu memberikan emosi yang kuat antara ayah dan anak, selain itu Anne Hathaway juga tampil dengan figur pemimpin wanita yang diperankan secara apik.
Intinya adalah Interstellar merupakan film Sci-Fi yang memeras otak kita untuk berpikir, sehingga buat kalian yang tidak suka film yang terlalu memeras otak, sangat tidak disarankan untuk menikmati film ini, oleh karena itu Badia memberi nilai (B-) untuk film ini.

5 comments:

  1. Sebenarnya gak terlalu memeras otak, jika sudah mempersiapkan diri dengan pengetahuan fisika quantum; teori relativitas, dilatasi waktu, yah yang teori-teori yang cukup sering jadi komponen film sci-fi lah. Soalnya ini kan film sci-fi, bukan film dokumenter, jadi kalau semuanya mau dijelaskan di dalam film.. bisa 4 jam tuh filmnya :))

    ReplyDelete
  2. Kalau sudah kan
    nah masalahnya belum kupersiapkan pula diriku untuk hal-hal seperti itu
    apa lagi film karya Christopher Nolan ini memang mengharuskan para penontonnya tau akan ilmu pengetahuan.
    Tapi kalau Bumi tempat kita tinggal udah rusak masa kita harus pindah ke planet lain, kan BBM udah naik !, atau kita pindah ke Bekasi aja kali ya hahahahaha

    ReplyDelete
  3. kalau baca review ente, keliatan bgt ente ga ngerti nih pilem...mereka itu mencari planet baru lewat wormhole, bukan black hole, jgn2 ente ga tw beda blackhole ama wormhole

    "Intinya adalah Interstellar merupakan film Sci-Fi yang memeras otak kita untuk berpikir, sehingga buat kalian yang tidak suka film yang terlalu memeras otak, sangat tidak disarankan untuk menikmati film ini, oleh karena itu Badia memberi nilai (B-) "

    dan ane yakin ente salah seorang dr tipe penonton yg ente sebutin diatas,,pantes aja sama ente rating big hero lebih tinggi dr pilem ini, lol

    ReplyDelete
  4. Helo Mikel,
    Terima Kasih buat komentarnya
    Setiap penonton punya penilaiannya masing-masing, kalau saya sih menilai film Interstellar itu seperti itu, mengenai masalah wormhole atau blackhole karena saya taunya blackhole ya saya tulis blackhole, dan jujur aja sih pas nonton film ini saya tertidur di bagian tengah film dan kemudian bangun lagi.
    Jadi menurut saya setiap penonton punya penilaian nya masing-masing, Terima Kasih sudah mau berkunjung ke blog saya :)

    ReplyDelete
  5. silah kan kunjungi web kami filmnya lengkap dan update


    www.filmbioskops.com

    ReplyDelete