Wednesday, July 20, 2016

Indahnya Masa-masa SMA

Halo pembaca setia blog Badia, apa sih yang terlintas dipikiran kalian ketika bertemu kembali dengan teman-teman masa SMA dulu?, mungkin ada yang berteriak "aahhh udah lama ya gak ketemu" , mungkin ada juga yang berpelukan atau mungkin juga bersalaman dan saling menanyakan kabarnya.
Ya kira-kira begitu juga yang Badia alami ketika beberapa waktu yang lalu bertemu dengan teman SMA sewaktu lebaran kemarin, Aku diberitahu oleh temanku untuk datang halal bi halal dirumah salah satu teman sekelas ku waktu SMA.
Setelah menunggu sekian lama akhirnya beberapa teman-teman SMA ku pun tiba, dan kami semua masih memiliki sifat yang sama seperti SMA dulu. Mengetahui hal tersebut aku sedikit bahagia karena aku pikir cuma aku aja yang masih belum berubah sifatnya, eh ternyata teman-teman SMA ku juga masih begitu juga hahahaha.
Saat reuni tersebut kami mengingat lagi Masa-masa SMA, siapa yang sudah menikah dan siapa yang belum menikah, dan untungnya teman sekelasku di kelas 12 dulu masih sedikit yang menikah, dan bermula dari situ kami tidak menyangka kok bisa ya si itu cepat menikah?, padahal dia anaknya pendiam banget, dan nggak mungkin dapat pacar.
A photo posted by Badia Tarigan (@badiacoolonline) on
Selain itu ada juga diantara teman-teman ku yang masih belum lulus kuliah & masih ada juga yang mencari pekerjaan, dan lucunya pembicaraan yang paling menarik perhatian pada acara tersebut adalah "Jodoh", diantara kami yang berkumpul tersebut mungkin aku satu-satunya orang yang belum punya pacar. Di lain sisi beberapa teman-teman ku yang cowok malah sudah menceritakan pengalaman nge-seks mereka yang menyenangkan, agak sedikit risih dengan cerita mereka, pertanyaan nya adalah kok mereka bangga ya nge-seks diluar nikah?, apakah dengan menceritakan pengalaman tersebut bisa dicap orang paling keren? Tapi ya sudahlah itu pilihan mereka.
Disela-sela perbincangan kami, ternyata aku juga baru ingat kalau ternyata pas SMA aku pernah nge-band walaupun Band-nya nggak jelas tapi ya pernah juga lah ngerasain yang namanya nge-band.
Tak terasa obrolan kami tersebut sudah berjam-jam sebelum memutuskan untuk mengakhiri perjumpaan tersebut kami memutuskan untuk Karokean dulu,
Ternyata waktu karokean 2 jam bagaikan hanya 30 menit, waktu terasa berjalan begitu cepat berlalu, dan dimalam itu kami akhirnya berpisah, dan kembali dengan rutinitas kami masing-masing.
Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini sampai ketemu di postingan selanjutnya.

0 comments:

Post a Comment