Sunday, August 28, 2016

My Story of CIMPA 2016

Halo pembaca setia blog Badia, pada tanggal 11-14 Agustus 2016 kemarin aku menghadiri acara akbar PERMATA GBKP yang diberi nama CIMPA (Camp Iman PERMATA) acara akbar ini diselenggarakan 4 tahun sekali. sudah kedua kalinya lho aku mengikuti CIMPA yang pertama kali diadakan pada tahun 2012, teman-teman bisa baca rangkaian acara CIMPA 2012 disini.
CIMPA 2016 mengangkat Tema "Mejuah-Juah Kita Kerina" yang sangat kaya akan nuansa budaya karo-nya, selain itu juga ada berbagai sayembara yang diperlombakan mulai dari Olahraga hingga Seni. Nggak heran deh sewaktu sayembara seni dimulai banyak yang menampilkan seni karo yang bagus.
CIMPA 2016 juga dimeriahkan oleh Tanta Ginting dan Delon, selain itu rangkaian acaranya juga diisi dengan KKI, workshop dan seminar, acaranya meriah banget. Selain mengikuti rangkaian acara banyak juga dari peserta CIMPA yang ingin "Mencari Impal", dan sebenarnya aku juga sambil-sambilan sih mencari "Impal Tadi" di acara CIMPA 2016 ya siapa tahu aja kan dapat jodoh di CIMPA 2016 trus berlanjut deh ke pelaminan hehehehe *DilemparSendal.
Seiring berjalannya acara CIMPA kemarin tak sengaja aku melihat Impal Tadi kebetulan sekali aku melihat dia berjalan dari area kemah menuju jambur, FYI aku udah lama sih melihat Impal yang satu ini, aku juga udah tahu dia dari klasis mana, rumahnya dimana, dan juga aku sudah tahu nama dan beru-nya, cuma masalahnya adalah dia selalu jalan bareng teman-temannya sehingga membuatku susah untuk sekedar menyapa dirinya.
Di hari kedua CIMPA kuberanikan diri untuk mengunjungi area kemah klasis-nya, namun tidak kulihat keberadaannya di area kemah. Malam harinya ketika aku ingin menjenguk salah satu pengurus pusat PERMATA GBKP yang sakit karena kondisi tubuhnya nge-drop, sesampainya aku diruang kesehatan panitia CIMPA tanpa disadari aku melihat Impal Tadi sedang bertugas disana.
(Backsound : Kesempurnaan Cinta - Rizky Febian )
Aku baru tahu kalau ternyata Impal Tadi bertugas di seksi kesehatan, mulai dari saat pertemuan  itu aku mulai agak sedikit kikuk, dan mulai dari situ dihari ketiga dan keempat aku jadi sering singgah ke ruangan kesehatan dengan modus mengambil air putih, sialnya setiap aku singgah ke ruang kesehatan selalu saja ada teman-temannya yang mengerumuninya. Dilain sisi melihat parasnya dari jauh saja hati ini pun sudah senang, semoga dilain kesempatan aku bisa berkenalan lebih lanjut dengan Impal Tadi.
Oh iya seberapa serunya sih acara CIMPA 2016 itu ?, well untuk menjawabnya teman-teman bisa melihat Video berikut ini.
Demikian Cerita CIMPA 2016 ku, semoga pada CIMPA 2020 nanti aku udah jadi Mamre ya Amin.


0 comments:

Post a Comment