Wednesday, March 1, 2017

Review Film : Moammar Emka's Jakarta Undercover

Halo pembaca setia blog Badia, dipostingan kali ini Badia mau memberikan sebuah review yang berjudul Moammar Emka's Jakarta Undercover, film yang diangkat dari karya penulis Moammar Emka ini memang berdasarkan dari kisah nyata, atau jangan-jangan ini perjalanan Moammar Emka ketika memulai karirnya sebagai penulis buku Jakarta Undercover.
Bercerita tentang Prasetyo (Oka Antara) yang memiliki impian untuk menjadi wartawan, Pras mengejar impiannya tersebut dengan berangkat ke Jakarta dan berguru kepada Djarwo (Lukman Sardi) yang juga merupakan seorang pemimpin redaksi untuk sebuah surat kabar berita. Namun suatu ketika Pras kehabisan bahan untuk dijadikan artikel dan membuatnya agak sedikit frustasi, namun disaat inilah dia bertemu dengan Awink (Ganindra Bimo) seorang banci dengan postur tubuh yang begitu gagah, pertemuannya dengan Awink membawa Pras masuk kedalam dunia "Gelap" Jakarta, Pras melihat wajah lain Jakarta yang tak pernah dia lihat sebelumnya, apalagi kali ini Pras bisa berkenalan dengan Yoga (Baim Wong) seorang pebisnis yang menjadi sosok penting dari dunia "Gelap" kota Jakarta.
Di sisi lain Pras juga bertemu dengan seorang wanita bernama Laura (Tiara Eve), seorang super model yang membuat Pras jatuh hati, namun ternyata Pras belum mengetahui sisi gelap dari kehidupan Laura. Melihat wajah lain dari Jakarta ini Pras memiliki ide untuk mengangkat sebuah artikel dengan judul Jakarta Undercover, artikel tersebut berkisah tentang rekan-rekannya Awink, Yoga, dan dunia gelap Jakarta, hingga akhirnya Pras menyadari ternyata dirinya sudah berada di tengah pusaran dunia gelap ibu kota Jakarta sehingga dia takut untuk mempublikasikan artikelnya yang berjudul Jakarta Undercover, namun sayangnya artikelnya tersebut sudah dimuat di surat kabar.
Mampukah Pras bersembunyi sebagai penulis Jakarta Undercover ?.
Well menonton film ini memang seperti melihat kehidupan malam Jakarta, begitu tergambar dengan jelas hiruk pikuknya kehidupan malam di Jakarta, bagi kalian yang memang belum begitu paham bagaimana proses pemesanan wanita malam di Jakarta, maka didalam film ini kalian akan mengerti langkah demi langkah bagaimana pekerja seks komersial itu didapatkan dan kemudian disalurkan kepada orang atau klien yang membutuhkan.
Jakarta Undercover memberikan cerita yang bagus diawal hingga hampir ke akhir film, namun entah kenapa alur ceritanya menjadi tidak sempurna ketika memasuki seperempat akhir cerita, sayang sekali Fajar Nugros menulis naskah yang kurang sempurna dibagian akhir cerita, sehingga penonton merasakan ada yang janggal pada seperempat akhir cerita.
Dijajaran pemainnya Ganindra Bimo sangat mencuri perhatian Badia, Bimo begitu habis-habisan dalam mendalami karakternya sebagai banci, meskipun kurang sempurna namun tetap Bimo mencuri perhatian Badia, begitu juga Baim Wong yang sangat totalitas dalam mendalami karakternya sebagai Yoga, seorang mafia narkoba yang begitu berambisi untuk mendapatkan Laura.
Overall kalian memang harus nonton film ini, karena Badia yakin film kayak gini pasti susah banget untuk tayang di televisi Indonesia, apalagi adegan Bimo beuhh udah pasti deh banyak dipotong, Moammar Emka's Jakarta Undercover merupakan sebuah film Indonesia yang menceritakan wajah malam Jakarta, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan banyak orang. Oleh karena itu Badia memberikan nilai (B) untuk film ini.
Bagi teman-teman yang belum nonton film ini silahkan ditonton dulu trailernya dibawah ini.
Sampai disini dulu ya postingan Badia kali ini, sampai ketemu dipostingan selanjutnya

0 comments:

Post a Comment